PATI – jurnaljateng.net Pemerintah Kabupaten Pati terus mendorong penguatan seni dan budaya sebagai bagian dari pembentukan karakter sekaligus ruang persatuan bagi generasi muda. Hal tersebut ditegaskan Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, dalam Gelar Karya Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Tahun 2026 di GOR Pesantenan Pati, Rabu (26/8/2026).Chandra menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan GSMS yang dinilai mampu membuka ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan potensi seni mereka. Ia menyebut, banyak talenta luar biasa yang dimiliki anak-anak Pati, dan mereka bahkan mampu tampil layaknya seniman profesional.Menurutnya, kesenian tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berkarya, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan.“Dengan kesenian, kita dapat bersatu, mempunyai satu bahasa, satu irama, lebih akrab dan meminimalisir konflik, serta membentuk team work yang kuat,” ujar Chandra.Karena itu, Pemerintah Kabupaten Pati berkomitmen mendorong GSMS agar dapat dilaksanakan secara lebih masif di sekolah-sekolah.Chandra juga berharap seni terus digaungkan mulai dari tingkat dasar hingga mampu berkembang ke tingkat internasional.Selain melalui GSMS, Pemkab Pati akan memberikan ruang yang lebih luas bagi anak-anak untuk menampilkan karya seni. Salah satunya dengan menyediakan panggung kesenian dalam berbagai kesempatan, termasuk kegiatan Car Free Day di Kabupaten Pati.Dalam kesempatan tersebut, Chandra juga menyampaikan rencana pembangunan museum di kawasan belakang Pendopo Kabupaten Pati.Pembangunan tersebut akan didukung oleh Kementerian Kebudayaan dan diharapkan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan pelajar untuk mengenal sejarah serta budaya Pati.Sementara itu, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, yang berkesempatan hadir dalam kegiatan itu, turut menyampaikan dukungan Kementerian Kebudayaan terhadap pelaksanaan GSMS di Kabupaten Pati.Saat ini, sebanyak 20 sekolah telah tergabung dalam program tersebut.Fadli mengapresiasi berbagai talenta siswa yang ditampilkan dan menekankan pentingnya untuk terus memupuk bakat seni generasi muda.Menurutnya, GSMS menjadi salah satu sarana untuk mewariskan pengalaman dan pengetahuan dari para seniman kepada generasi berikutnya.Ia juga menyampaikan dukungan Kementerian Kebudayaan terhadap rencana pembangunan museum di Kabupaten Pati.Melalui GSMS, Pemerintah Kabupaten Pati berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki ruang untuk berkarya, mengenal budaya daerah, serta menjadikan seni sebagai bagian dari kehidupan dan pembangunan karakter.Hadir pula dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Sejarah dan Pelindungan Warisan Budaya, Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Protokol dan Rumah Tangga, Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual, beberapa Kepala Daerah di wilayah Eks-Karesidenan Pati, Forkopimda Kabupaten Pati, serta para seniman dan guru pendamping GSMS.(Hang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *